INTERVENSI KEPERAWATAN KoMoYas TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PASIEN PASCA OPERASI DI RUANG INTENSIVE CARE UNIT
DOI:
https://doi.org/10.66351/jkki.v1i2.15Kata Kunci:
KoMoYas, Pasca Operasi, Kecemasan, ICUAbstrak
Latar Belakang: Pasien di ruang intensif selain mengalami masalah biologis juga mengalami
masalah psikologis seperti kecemasan. Kecemasan yang tidak terkontrol dapat mempengaruhi
hemodinamik serta mengganggu proses perawatan. Terapi non-farmakologis dapat menjadi pilihan
untuk mengatasi kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intervensi
keperawatan KoMoYas terhadap tingkat kecemasan pasien pasca operasi di ruang intensif.
Metode: Penelitian ini menggunakan quasy experimental study. Metode sampling dengan consecutive
sampling sebanyak 29 responden kelompok intervensi dan 29 responden kelompok kontrol.
Hasil: Hasil penelitian dengan uji Wilcoxon menunjukkan adanya penurunan tingkat kecemasan pre
dan post-test baik pada kelompok intervensi maupun pada kelompok kontrol dengan nilai p-value
0.000 (< 0.05). Penurunan nilai kecemasan terjadi lebih banyak pada responden kelompok intervensi
dibandingkan dengan kelompok kontrol, ditandai dengan selisih nilai mean (pre dan post) pada
kelompok intervensi sebesar 1.31 dan pada kelompok kontrol selisih nilai mean (pre dan post) sebesar
0.45. Uji Mann Whitney dilakukan dengan hasil p value=0.000 (< 0.05). Kesimpulan: Terdapat
perbedaan rerata kecemasan pre-test dan post-test antara kelompok intervensi dengan kelompok
kontrol. Intervensi KoMoYas dikombinasikan dengan terapi non farmakologis lainnya dapat dengan
signifikan menurunkan tingkat kecemasan.



