HUBUNGAN PENGETAHUAN PERAWAT TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN CEDERA HIDUNG BAYI TERPASANG CPAP DI RUANG NICU RSUD KOJA
DOI:
https://doi.org/10.66351/jkki.v1i2.16Kata Kunci:
Pengetahuan, Perilaku, Perawat, Cedera Hidung, CPAPAbstrak
Cedera hidung adalah trauma akibat tekanan disebabkan oleh nasal prong yang merupakan komplikasi
pemasangan Continous Positive Airway Pressure (CPAP). Hampir separuh bayi di seluruh dunia mengalami
cedera hidung dan hal ini menyebabkan kecacatan seumur hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa
hubungan pengetahuan perawat terhadap perilaku pencegahan cedera hidung pada bayi yang terpasang CPAP.
Metode penelitian yang digunakan adalah cross-sectional dengan total sampling yakni sebanyak 33 responden.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas latar belakang pendidikan responden adalah D-III
Keperawatan, lama kerja 5-10 tahun dan belum mengikuti pelatihan neonatus. Hasil penelitian menunjukkan
nilai p value= 0,002<0,05 artinya terdapat hubungan pengetahuan perawat terhadap perilaku pencegahan
cedera hidung pada bayi yang terpasang CPAP dengan tingkat keeratan hubungan 0,527 yang menunjukkan
hubungan keeratan tingkat sedang. Kesimpulan dari penelitian ini adalah angka kejadian cedera hidung
dipengaruhi oleh pengetahuan perawat.



