PENGARUH IMPLEMENTASI PENERAPAN KRITERIA FISIOLOGIS MASUK RAWAT INTENSIVE SECARA TERPISAH TERHADAP PENINGKATAN JUMLAH PASIEN DAN PENURUNAN ANGKA KEJADIAN CODE BLUE DI RSI YOGYAKARTA PDHI

Penulis

  • Sarwo Edhi Wibowo

DOI:

https://doi.org/10.66351/jkki.v1i2.17

Kata Kunci:

code blue, kriteria fisiologis

Abstrak

Latar Belakang : Intensive Care Unit merupakan tempat perawatan pasien kritis,
gawat, mempunyai risiko tinggi kejadian kegawatan dengan sifat yang reversible.
Penerapan kriteria fisiologis membantu tim medis dalam menilai kategori pasien
yang seharusnya masuk ICU atau rawat inap biasa. Sehingga pasien dengan kriteria
tersebut benar-benar bisa di rawat khusus di ICU dan angka kejadian code blue di
rawat inap bisa berkurang.
Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh implementasi penerapan kriteria fisiologis
masuk rawat intensive secara terpisah terhadap peningkatan jumlah pasien dan
penurunan angka kejadian code blue di RSI Yogyakarta PDHI.
Metode : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan
menggunakan metode retrospektif, penelitian ini mengumpulkan jumlah pasien
masuk tiga bulan sebelum penerapan kriteria fisiologis masuk rawat intensive secara
terpisah yaitu pada bulan Januari-Maret 2022 dan tiga bulan sesudah penerapan
kriteria fisiologis masuk rawat intensive secara terpisah pada bulan April-Juni 2022
serta mengumpulkan data pasien code blue pada bulan tersebut.
Hasil : Hasil uji analisis menggunakan paired t-test didapatkan data bahwa nilai
signifikasi (p) untuk jumlah kenaikan Pasien masuk rawat Intensive sebelum dan
sesudah penerapan kriteria fisiologis sebesar 0,001 dan untuk Code blue sebelum dan
setelah penerapan kriteria fisiologis masuk rawat intensive sebesar 0,004 dengan α =
0,05. Dimana nilai tersebut (p < 0,05) maka Ho ditolak, artinya ada pengaruh
penerapan kriteria fisiologis masuk rawat intensive secara terpisah terhadap kenaikan
jumlah pasien intensive care dan penurunan angka kejadian code blue di RS Islam
Yogyakarta PDHI.
Kesimpulan : Penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi penerapan kriteria
fisiologis masuk rawat intensive secara terpisah dapat mempengaruhi peningkatan
jumlah pasien dan penurunan angka kejadian code blue di RSI Yogyakarta PDHI

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Unduhan

Diterbitkan

2024-07-09

Terbitan

Bagian

Articles