STABILITY AND WORKLOAD INDEX FOR TRANSFER (SWIFT) SCORE DI ICU RUMAH SAKIT SWASTA BANDUNG

Stability and Workload Index for Transfer (Swift) Score in The Intensive Care Unit of A Private Hospital in Bandung

Penulis

  • Maximillianus Fery Hidayat Intensif Care Unit, Rumah Sakit Santo Borromeus Bandung, Indonesia
  • Monica Saptiningsih Intensif Care Unit, Rumah Sakit Santo Borromeus Bandung, Indonesia
  • Lidwina Triastuti Listianingsih Intensif Care Unit, Rumah Sakit Santo Borromeus Bandung, Indonesia
  • Nanis Sri Sutatik Intensif Care Unit, Rumah Sakit Santo Borromeus Bandung, Indonesia
  • Dewi Kusumawati Intensif Care Unit, Rumah Sakit Santo Borromeus Bandung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.66351/jkki.v2i1.22

Kata Kunci:

SWIFT score, ICU, Readmission

Abstrak

Latar Belakang: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya unplanned ICU readmmision di salah satu rumah sakit swasta Bandung. Data di rumah sakit swasta Bandung selama 1 tahun 13,27% lebih tinggi dari standar internasional 4-6%. Maka diperlukan alat ukur SWIFT Score untuk memprediksi unplanned ICU readmmision.  SWIFT score merupakan model valid untuk memprediksi unplanned ICU readmission. Tujuan: Mengetahui berapa SWIFT score di ICU rumah sakit swasta Bandung. Metode: Kuantitatif, desain deskriptif dan pendekatan retrospektif. Instrumen berupa daftar tilik dengan berdasar pada variabel SWIFT score dari Gajic, 2008. Sampel penelitian menggunakan teknik sampel jenuh terhadap 312 rekam medis. Hasil:SWIFT score adalah model yang valid untuk memprediksi unplanned ICU readmission. Hasil analisa univariat didapatkan rata-rata SWIFT score di salah satu ICU rumah sakit swasta Bandung dalam satu tahun adalah 17,84 dan dihasilkan data lebih dari setengahnya responden (52,25%) penerimaan pasien ICU berasal dari ruangan, kurang dari setengahnya responden (49,1%) mempunyai LOS 2-10hari, hampir seluruhnya responden (91,6%) rasio PaO2/FiO2 berada pada nilai <400 dan ≥150, data kurang dari setengahnya responden (41,1%) memiliki GCS 11-14, lebih dari setengah responden (57,1%) memiliki PaCO2 <45mmHg.

Kesimpulan:  Rata rata  SWIFT  score  dalam  satu  tahun  pada  November  2018-Oktober  2019  yaitu17,84.  Peneliti menyarankan SWIFT score bisa digunakan untuk memperbaiki Standar Prosedur Operasional dalam proses pemindahan pasien dari ICU ke rawat inap, jika total skor ≥15 maka re-evaluasi kondisi pasien dan informasikan kepada penanggungjawab ICU untuk tindak lanjut, sedangkan SWIFT score < 15 pasien layak untuk pindah ke ruang rawat inap.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Unduhan

Diterbitkan

2024-12-30

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama