CEDERA REPERFUSI PASCA KATETERISASI JANTUNG PADA PASIEN STEMI BERUSIA 70 TAHUN

Penulis

  • Mutia Annisa RS Universitas Indonesia
  • Abdul A. Wahyudin RS Universitas Indonesia
  • Putri Z. Adiati RS Universitas Indonesia
  • Muhammad F. Abror RS Universitas Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.66351/jkki.v2i2.25

Kata Kunci:

Asuhan keperawatan, Kateterisasi jantung (PCI), Oklusi koroner, Ruptur septum ventrikel (VSR), STEMI

Abstrak

Ilustrasi Kasus: Klien laki-laki (AA, 70 tahun) dengan
STEMI Anterior Ekstensif menunjukan komplikasi ruptur
septum ventrikel (VSR) setelah serangan jantung pertama.
Sebelumnya, klien masuk rumah sakit tipe C dengan nyeri
dada aktual yang menjalar ke punggung. Klien diberikan
obat reperfusi di sana sebelum dipindahkan ke rumah sakit
kami. Setelah PCI, Ners memberikan bantuan terapeutik
selama periode takiaritmia dengan evaluasi EKG yang
dikenal “tombstoning”. Sayangnya, klien meninggal
karena syok kardiogenik pada hari ke-6 setelah mengalami
serangan jantung kedua. Pembahasan: Klien AA dilakukan
stabilisasi hemodinamik pasca AMI diikuti VSR yang
dicurigai sebagai penyebab perburukan klinis setelah
serangan jantung pada hari ke-2 dan dikonfirmasi dengan
pemeriksaan ekokardiografi segera. Kesimpulan: Penulis
tidak hanya memperdebatkan terapi definitif untuk AMI
anterior dan VSR, namun memperdalam pemahaman
peran keperawatan dalam penatalaksanaan pasca PCI.
Artikel ini diharapkan dapat meningkatkan sensitivitas
dalam berkolaborasi untuk mendiagnosis dan merawat
pasien dengan cepat guna mengoptimalkan hasil akhir
pasien.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Unduhan

Diterbitkan

2025-06-20

Terbitan

Bagian

Articles