STUDI KASUS: PENTINGNYA PEMBERIAN HIPEROKSIGENASI SEBELUM TINDAKAN SUCTION PADA PASIEN TERPASANG VENTILASI MEKANIK
Case Study: The Importance Of Providing Hyperoxygenation Before Suction In Patients On Mechanical Ventilation
DOI:
https://doi.org/10.66351/jkki.v3i1.45Kata Kunci:
ventilasi mekanik, suction tertutup, hiperoksigenasi, gagal napas, ICCUAbstrak
Latar belakang: Pasien dengan gagal napas yang menggunakan ventilasi mekanik berisiko mengalami penumpukan sekret dan penurunan oksigenasi saat suction. Studi ini bertujuan mengevaluasi efek hiperoksigenasi sebelum tindakan suction menggunakan metode Closed Suction System (CSS) pada satu pasien post-cardiac arrest dengan ventilasi mekanik. Metode: Metode studi kasus digunakan dengan pemantauan parameter vital, gas darah, dan hemodinamik selama dan setelah suction. Hiperoksigenasi dilakukan dengan FiO₂ 100% selama 2 menit sebelum suction. Hasil: Hasil menunjukkan SpO₂ tetap stabil (96–98%) tanpa desaturasi, serta tidak terjadi komplikasi seperti atelektasis atau VAP. Fluktuasi hemodinamik bersifat ringan dan terkendali. Penggunaan CSS dan protokol ventilasi protektif membantu menjaga stabilitas respirasi dan mencegah komplikasi. Kesimpulan: Hiperoksigenasi terukur sebelum suction efektif menjaga stabilitas oksigenasi dan hemodinamik. CSS direkomendasikan untuk praktik suction yang aman pada pasien kritis.



