PENERAPAN PIJAT PERUT UNTUK MENURUNKAN VOLUME RESIDU LAMBUNG PADA PASIEN DI ICU
The Application of Abdominal Massage to Reduce Gastric Residual Volume in ICU Patients
Kata Kunci:
pijat perut, nutrisi enteral, ventilasi mekanik, volume residu lambungAbstrak
Penggunaan obat-obatan golongan opioid pada pasien kritis yang terpasang ventilasi mekanik di intensive care
unit (ICU) meningkatkan resiko terjadinya gangguan sistem gastrointestinal seperti peningkatan volume residu
lambung. Hal ini dapat berakibat terjadinya penundaan pemberian nutrisi enteral yang berujung pada keadaan
malnutrisi dan bertambahnya hari rawatan di ICU. Simulasi saraf parasimpatis dan kontraktilitas gastrointestinal dapat dilakukan dengan pijat perut agar pengosongan lambung tidak tertunda dan dismotilitas gastrointestinal dapat dicegah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menerapkan dan membuktikan efektifitas pijat perut untuk menurunkan volume residu lambung pada pasien kritis yang terpasang ventilasi mekanik. Metode penelitian adalah studi kasus. Pijat perut dilaksanakan dua kali sehari selama tiga hari kepada lima orang pasien kritis yang terpasang ventilasi mekanik dan mendapatkan nutrisi enteral dan mengalami peningkatan volume residu lambung. Penelitian di lakukan di ICU RSUP dr M Djamil Padang. Analisa data dilakukan menggunakan analisis deskriptif dan uji one-way ANOVA. Hasil penerapan pijat perut menunjukkan adanya penurunan volume residu lambung (p<0.05). Intervensi pijat perut efektif untuk menurunkan volume residu lambung pada pasien kritis yang terpasang ventilasi mekanik. Penerapan pijat perut perlu didukung dengan regulasi standar operasional prosedur sehingga dapat direkomendasikan untuk diterapkan sebagai salah satu prosedur tindakan perawatan pada pasien yang terpasang ventilasi mekanik di ICU.



