HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN PERILAKU PERAWAT TERHADAP KEJADIAN VAP
DOI:
https://doi.org/10.66351/jkki.v1i1.6Kata Kunci:
Pengetahuan, Perilaku, VAPAbstrak
Ventilator Associated Pneumonia (VAP) merupakan infeksi nosokomial yang sering terjadi di ruang perawatan intensif (NICU). Kejadian VAP di RSUD Koja mengalami kenaikan tahun 2018 sebesar 7,0%, tahun 2019 menjadi 11.0%, tahun 2020 menjadi 15%, dan tahun 2021 menjadi 17,5%. Tujuan penelitian: untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan perilaku perawat terhadap kejadian VAP di ruang NICU RSUD Koja . Metode penelitian: Analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Sampel penelitian ini adalah seluruh bayi dan perawat di ruang NICU sebanyak 32 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Hasil penelitian: Menunjukkan bahwa mayoritas bayi tidak kejadian VAP 84,4%, pengetahuan perawat baik 84,4%, dan perilaku perawat baik 90,6%. Ada hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan dan perilaku perawat terhadap kejadian VAP di ruang NICU RSUD Koja dengan nilai p.value < 0,05. Simpulan: Ada hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan dan perilaku perawat terhadap kejadian VAP.



