GAMBARAN INDIKATOR KEBERHASILAN EKSTUBASI PADA PASIEN POST OPERASI DI RUANG PERAWATAN INTENSIF RUMAH SAKIT DR.CIPTOMANGUNKUSUMO JAKARTA

Penulis

  • Lina Virfa
  • Denissa Faradita Aryani
  • I made Kariasa

DOI:

https://doi.org/10.66351/jkki.v1i1.9

Kata Kunci:

Ekstubasi, pasca pembedahan, penilaian ekstubasi

Abstrak

Pasien yang menjalani prosedur pembedahan secara elektif dilakukan pembiusan umum dan tindakan intubasi serta menggunakan ventalisi mekanik. Ketika pasien dinilai sudah baik dan mampu dalam bernafas secara spontan, pengunaan ETT harus segera di lepaskan. Menyegerakan ekstubasi pada pasien dengan pasca pembedahan merupakan hal yang penting dilakukan agar tidak terjadi komplikasi yang cukup besar. Durasi intubasi yang lebih lama insiden komplikasi akan lebih tinggi, termasuk kejadian pneumonia terkait ventilator (VAP), dan peningkatan kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran indikator keberhasilan ekstubasi bedasarkan karakteristik fisik dan psikologis pada pasien post operasi di ruang perawatan intensif. Penelitain ini menggunakan desain deskriptif murni dengan pendekatan retospektif melalui data sekunder pada 96 responden. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik stratifed random sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar cheklist penilaian ekstubasi. Hasil penelitian didapatkan bahwa 100% pasien post operasi dilakukan ekstubasi dengan status kesadaran compos mentis atau nilai GCS > 10, hemodinamik stabil dengan nilai mean teakanan darah sistolik 120,7mmhg, nilai AGD denagn nilai mean PO2 120, PCo2 39.99 dan SaO2 98.36%, memiliki nilai hemtokrit normal denagn nilai mean Hct 38,98%, telah dilakukan spontaneous breathing trial dan kooperatif. 96% pasien memiliki refleks batuk yang kuat sebelum dialakukan ekstubasi.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Unduhan

Diterbitkan

2023-12-13 — Diperbaharui pada 2024-02-15

Versi

Terbitan

Bagian

Articles